Sport

EASA Perpanjang Peringatan Risiko Penerbangan di Timur Tengah hingga 27 Maret

Moskow (KABARIN) - Badan keselamatan penerbangan Uni Eropa European Union Aviation Safety Agency atau EASA kembali memperpanjang peringatan risiko bagi penerbangan sipil di kawasan Timur Tengah hingga 27 Maret.

Dalam pernyataan resminya pada Rabu EASA menyampaikan bahwa Buletin Informasi Zona Konflik diperbarui untuk menyesuaikan kondisi terbaru di lapangan. Pembaruan ini didasarkan pada penilaian dari Kelompok Penilaian Risiko Keamanan Penerbangan Uni Eropa Terpadu.

"Revisi tersebut mencakup perbedaan tingkat dan sebaran geografis aktivitas militer. CZIB tersebut berlaku hingga 27 Maret,"

Langkah ini diambil karena dinamika konflik di kawasan masih terus berkembang dan dinilai berpotensi memengaruhi keselamatan penerbangan sipil.

Ketegangan di wilayah tersebut meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan ke Iran pada 28 Februari yang menyebabkan kerusakan serta korban jiwa.

Iran kemudian merespons dengan meluncurkan serangan balasan yang menyasar wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di berbagai titik di Timur Tengah.

Awalnya Amerika Serikat dan Israel menyebut serangan tersebut sebagai langkah awal untuk menghadapi ancaman program nuklir Iran. Namun kemudian tujuan operasi itu juga dikaitkan dengan upaya perubahan rezim di negara tersebut.

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: